- Back to Home »
- agama islam , novel »
- Sujud Nisa di Kaki Tahajjud - Subuh
Posted by : Chocobain
Rabu, 25 Juni 2014
Harga : Rp 25.000
Stock : Ada
“Semua orang pasti punya masalah hidup. Pembeda antara pemenang dan pecundang hanya terletak pada kemampuan-nya untuk survive: menaklukkan semua masalah dengan tangguh hingga mampu meraih maqam kebahagiaan hakiki. Dan, salah satu pilar untuk survive adalah agama. Melalui energi Tahajjud dan Subuh, Nisa yang lemah dan penuh masalah berhasil survive! Ada sujud, dzikrullah, air mata, doa, munajat, tawakkal, sabar, dan khusyuk. Novel ini meneladan-kan cara bertahan yang sangat luar biasa, bersendikan ke-kuatan iman, agama, dan hati!”
Muhammad El Natsir, pengarang novel religius Tahajjud Cinta.
“Novel ini membuatku optimis betapa Allah tak pernah jemu mencintaiku dan menolongku....”
Anam Khoirul Anam, pengarang novel Dzikir-dzikir Cinta.
“Kartini adalah motivator ulung! Novel ini membuktikannya. Kuat sebagai religius dan bertenaga sebagai inspirasi!”
Samsul Arifin, M.Ag., kandidat doktor, dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Nisa senantiasa menemukan energi baru dalam meng-hadapi semua kemelut hidupnya setiap kali bersujud di kaki Tahajjud dan Subuh. Semua persoalan hidup yang dialami-nya, yang sungguh menguras energi, perasaan, dan air mata, mulai dari gelegar cinta, cemburu, egoisme, kepercayaan diri, penantian, pengkhianatan, hingga kesendirian, berhasil di-laluinya dengan takzim dan khusyuk.
Ya, di kala malam semakin tua, angin semakin beku meng-hempas wajah, di kaki Tahajjud-Subuh, Nisa bercumbu mesra dengan Sang Kekasih. Beralaskan sajadah air mata, doa, dan iman....
Inspirasinya sangat mencerahkan, maka bacalah...
